Pertolongan Pertama Jika Digigit Hewan

Pertolongan Pertama Jika Digigit Hewan

Gigitan akibat dari binatang peliharaan seringkali tak terhindarkan dan terjadi secara tiba-tiba. Binatang peliharaan seperti anjing lebih sering menggigit daripada kucing. Namun gigitan kucing bisa membuat infeksi.

Berbagai macam penyakit bisa disebarkan dengan mudah melalui gigitan dari binatang peliharaan. Sehingga jika misalnya orang di sekitar kita ada yang digigit hewan maka harus segera dilakukan sesuatu untuk menanggulangi keadaan tersebut.  

Seperti yang telah dikutip dari mayoclinic, bahwa beberapa pertolongan pertama yang harus diberikan kepada seseorang yang telah tergigit oleh seekor hewan adalah sebagai berikut :

Luka gigitan ringan

Apabila gigitan hewan meninggalkan tanda pada bagian kulit dengan hanya sedikit luka saja dan tidak ada kemungkinan terjangkit rabies maka bisa segera ditangani seperti halnya menangani luka ringan. Cuci luka tersebut dengan menggunakan air dan sabun. Gunakan juga krim antibiotik untuk dapat mencegah infeksi, lalu tutupi luka tersebut menggunakan perban yang bersih.

Luka gigitan yang dalam

Apabila gigitan hewan tersebut mengakibatkan luka pada bagian kulit atau mengoyak kulit dan bahkan menimbulkan pendarahan cukup parah maka tekanlah luka tersebut menggunakan kain bersih yang kering untuk mencegah pendarahan. Setelah langkah awal untuk menghentikan pendarahan tersebut sudah dilakukan, lalu segera hubungi rumah sakit terdekat atau dokter.

baca juga : senapan angin pcp

Gigitan hewan yang mengakibatkan luka infeksi

Apabila Anda sudah mengetahui beberapa tanda infeksi seperti pembengkakan, nyeri dan juga kemerahan maka Anda harus segera hubungi dokter ataupun rumah sakit terdekat.

Luka gigitan hewan yang terindikasi virus rabies

Apabila Anda menduga bahwa gigitan yang dialami diakibatkan oleh hewan yang kemungkinan besar bisa membawa virus rabies, maka Anda juga harus segera menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat.

Hewan yang diduga bisa membawa virus rabies adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang status imunisasinya belum diketahui. Dokter pun menyarankan bahwa hal tersebut harus selalu mendapatkan suatu suntikan tetanus diphtheria dalam setiap sepuluh tahun sekali.

Gigitan dari hewan peliharaan ataupun hewan liar yang tidak terimunisasi tentu bisa membawa resiko berbahaya penyakit rabies. Penyakit rabies ini umumnya lebih sering didapatkan dari bajing, rakun, rubah, dan juga kelelawar daripada hewan anjing ataupun kuncing.

Sedangkan untuk binatang seperti tupai, kelinci, ataupun binatang pengerat lainnya sangat jarang sekali membawa virus rabies sehingga dapat dipastikan akan sangat aman sekali jika Anda memelihara beberapa binatang tersebut.

Diatas adalah pertolongan pertama jika digigit hewan. Pertolongan pertama ini sangat penting untuk dilakukan sebelum virus atau penyakit lainnya menyebar luas. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Categories: Uncategorized

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>