Minyak Untuk Senapan Angin: Apa dan Mengapa

Minyak Untuk Senapan Angin: Apa dan Mengapa

Seseorang yang memiliki senapan angin ataupun senjata api sudah pasti tahu bahwa yang paling penting bagi senjata kesayangannya tersebut adalah minyak. Tetapi minyak apa dan bagaimanakah cara menggunakannya merupakan sebuah pertanyaan yang seringkali dipertanyakan. Hal ini memang seringkali ditanyakan khususnya bagi pemula yang tentunya masih belum mengenal senapan angin secara mendalam.

Nah, dalam artikel kali ini saya akan memberikan informasi secara sejelas mungkin mengenai penggunaan minyak untuk perawatan senapan angin yang sudah saya gunakan. Meskipun masih belum terbukti efektifitasnya, namun dalam pemilihannya selalu saya usahakan untuk melakukan riset terlebih dahulu.

Pada pembahasan berikutnya kemungkinan saya akan menjelaskan kembali manfaat dari penggunaan minyak ini untuk dapat menguji efektifitasnya. Jadi bisa dibilang bahwa artikel ini merupakan ujian prospektif terhadap pemakaian berbagai macam minyak terhadap ketahanan senapan angin.

Dalam pemilihan minyak, saya tidak percaya sama sekali dengan adanya minyak universal. Minyak yang dapat digunakan untuk semua jenis senapan angin serta minyak untuk seluruh bagian senapan angin. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya hanya akan fokus membahas senapan angin pcp jenis multi-pump atau uklik dan saya pecah-pecah kembali penggunaannya dalam masing-masing komponen.

Ketika saya membeli senapan angin uklik pertama saya, saya direkomendasikan oleh pelayanan toko agar menggunakan minyak goreng yang masih baru untuk semua urusan senapan angin saya. Saya yang biasanya skeptis pada akhirnya mecoba untuk mencari informasi lebih dalam dari internet. Dan inilah hasil reset saya yang telah saya aplikasikan.

Minyak untuk Bagian Permukaan Logam yang Bergesekan

Pemanfaatan minyak pada komponen ini bertujuan untuk memberikan lubrikasi atau kelicinan pada komponen suatu logam yang telah bergesakan serta dapat mencegah pada bagian permukaan logam yang bergesekan. Selain itu, minyak ini juga bermanfaat untuk memberikan perlindungan secara khusus pada proses oksidasi atau korosi di bagian yang selalu mengalami gesekan.

Pada senapan angin Sharp Ace miliki saya, tabung pompa dibuat dari baja yang meskipun dibronir masih tetap bisa mengalami erosi akibat bergesekan dengan piston. Hal ini sebenarnya bukan menjadi masalah yang besar pada tabung kuningan meskipun lapisan krom dan bronir akan tetap terkikis.

Khusus pada pada senapan multi pump, bagian-bagian yang mengalami bergesekan adalah pada (1) bagian permukaan silinder dan juga piston pemompa, (2) persendian atau engsel mekanisme pompa, (3) as penting yang ada dalam tutup tabung kompresi, (4) permukaan plat L picu, dan terakhir (5) pada bagian dalam laras senapan.

Untuk bagian tersebut banyak sekali yang menyarankan untuk menggunakan minyak yang terbuat dari bahan dasar petroleum atau minyak bumi dengan pemberian zat aditif langsung dari senyawa logam molybdenum (moly grease atau moly oil). Sedangkan tingkat kekentalan harus jauh lebih kental dari sekitar 30 untuk skala viscocity-nya. Jika terlalu encer ataupun terlalu banyak maka bisa mengakibatkan minyak sangat mudah sekali untuk masuk ke dalam tabung kompresi secara langsung sehingga sudah pasti memberi kontaminasi prematis alias kerusakan pada bagian seal atau o-ring komponn tabung kompresi tersebut.

Saya disini memanfaatkan pelumas Pertaminan Enduro Matic yang mempunai kekentalan multigrade hingga 1W30 dan mempunyai zat aditif molybdenum. Pemilihan tersebut karena produk ini sangat mudah untuk didapatkan daripada harus mencari moly grease.

Untuk pemakaiannya, bisa langsung dioleskan secara tipis ketika memasang piston ke bagian dalam tabung pompa kepada permukaan yang terkontak secara langsung. Terkadang saya juga menambahkan lagi ke bagian permukaan piston sebanyak 2 sampai 3 tetes apabila usaha memompa dirasa keras.

Manfaat yang bisa saya rasakan secara langsung adalah usaha pompa terasa jauh lebih ringan dan bunyi ketika mempompa menghilang. Picu menjadi lebih konsisten pada posisinya sehingga untuk gejala gembos ketika mengisi angin atau misfilling akan berkurang.

Disamping itu, minyak ini memiliki aroma yang cukup wangi dan saya pun suka aroma wanginya. Saya tidak merekomendasikan untuk menggunakan minyak ini pada senapan springer.  Hal ini karena minyak yang berbahan dasar minyak bumi sangat rentan untuk mengalami dieseling maupun detonasi ketika dikompresi secara tepat oleh piston springer.

Minyak Untuk Merawat Seal atau O-ring

Pemakaian minyak di bagian seal atau o-ring sangat bermanfaat untuk memberikan kelembaban sehingga bisa mencegah karet ataupun material sintetik o-ring tidak menjadi kering dan menyusut. Pemberian minyak tersebut memiliki tujuan untuk bisa melembebkan tanpa membuat karet ataupun material sintetik menjadi melar.

Untuk masalah ini, pemberian minyak yang terbuat dari bahan dasar minyak bumi harus Anda hindari karena bisa membuat melar. Selain membuat melar, minyak bumi diketahui memiliki tingkat keasaman yang tinggi karena mengandung asam naftenat (naphtenic acid) sehingga apabila tercampur langsung  dengan air akan semakin memudahkan proses oksidasi atau korosi.

Perlu Anda ketika Anda memompa udara ruangan terlebih ketika kelembaban tinggi, Anda bukan haya mengkompresi udara kering saja tetapi uap air nantinya bisa terkondensasi di dalam tabung udara serta akan berubah menjadi titik-titik air.

Kombinasi antara minyak dengan air adalah keasaman yang meskipun memberikan pengaruh besar pada tabung kuningan tetapi bisa merusak bagian seal atau o-ring khususnya yang terbuat dari bahan dasar karet.

Bahan dasar dari minyak terbaik khusus untuk bagian seal atau o-ring ialah minyak silikon atau silicone. Apabila kandungan silikon-nya semakin murni maka bisa dikatakan semakin baik. Dalam hal ini lebih baik menggunakan minak silikon dengan kualitas food grade. Tetapi  untuk masalah senapan merk yang paling terkenal yaitu Crosman Sillicone Chamber Oil.

Saya disini menggunakan minyak silikon keluaran terbaru dari Tokyo Marui dimana menurut spesifikasinya digunakan khusus untuk airsoft gun. Ada banyak sekali alasan kenapa saya menggunakan minyak ini. Selain kemurniannya yang sangat tinggi, untuk kemasannya dalam bentuk aerosol sehingga pengaplikasiannya sangat mudah sekali karena hanya tinggal disemprotkan saja, dan untuk sekarang ini juga masi mudah diperoleh di kota saya. Soal harga bisa dibilang sangat mahal yaitu sekitar Rp 70.000 per kemasan.

Untuk pemakaiannya saya biasanya menyemprotkan secara langsung pada bagian seal atau o-ring dan juga karet piston (pump head) ketika saya membongkar senapan saya dan membiarkannya selama 5 menit sampai benar-benar meresap. Baru setelah itu saya rakit kembali.

Manfaat yang bisa saya rasakan secara langsung, yaitu jika sebelumnya menggunakan tes asap roko cukup banyak pada bagian senapan yang bocor, setelah menggunakan minyak ini gejala bocor menjadi berkurang dan untuk kecepatan mimis senapan (muzzle velocity atau MV) semakin meningkat.

Terkadang saya juga menambahkan minyak tersebut setelah beberapa waktu dengan satu kali semprotan singkat ke bagian dalam tabung pompa dengan cara memasukan selang aplikator tepat ke bagian dalam lubang ventilasi tabung dengan mengarahkan ujung selang aplikator untuk menuju tabung kompresi.

Minyak untuk Merawat Finishing

Finishing pada sebuah senapan angin memiliki banyak cara serta melibatkan berbagai macam materi. Untuk materi logam yang dibronir maka pemakaian minyak memilik tujuan untuk memberikan lapisan yang tipis (film) pada bagian permukaan logam yang berfungsi untuk dapat mencegah kontak langsung dengan udara bebas.

Seperti yang kita ketahui bahwa oksidasi terjadi karena disebabkan oleh persenyawaan logam dengan oksigen (konsentrasi pada udara 21%, pada bagian permukaan laut, dengan tekanan 1 atm).  Terjadinya oksidasi pada besi biasa disebut dengan pembentukan karat, terjadi karena memerlukan modalitas logam (secara tidak terbatas pada bagian besi) dan juga oksigen.

Reaksi tersebut semakin dipercepat dengan adanya air dan asam. Modalitas tersebut sangat lengkap dan didapatkan pada kegiatan menembak. Tidak dapat dipungkiri bahwa baja merupakan salah satu material yang selalu digunakan sebagai bahan dasar pembuatan senapan angin dan udara yang notabene memiliki kandungan oksigen merupakan sumber energi penggerak bagi senapan angin miliki kita, serta tangan kita sendiri yang memiliki kandungan asam dan air merupakan katalisator terjadinya proses korosi atau oksidasi.

Proses bronir atau bluing merupakan sebuah cara untuk dapat mencegah terjadinya kontak besi, udara dengan pemberian lapisan sangat tipis Fe304 yang merupakan karat terbaik (karena memiliki warna yang bagus serta lebih stabil) pada bagian permukaan besi.

Tetapi bronir seringkali tidak mampu menahan proses oksidasi secara alami (pembentukan Fe2O3, karat merah) akibat dari adanya air dan juga asam yang berasal dari tangan pemegang senapan itu sendiri. Maka dari itu diperlukan strategi lainnya untuk dapat mencegah terjadinya proses oksidasi ini.

Pada senapan angin Sharp Tiger dimana bagian laras bajanya telah diselubung oleh material sintetik mirip seperti plastik yang memiliki tujuan untuk dapat mencegah terjadinya karat dan bisa membuat bobot senapan angin secara keseluruhan menjadi lebih ringan.  Tetapi pada senapan angin Sharp Ace diharuskan untuk menggunakan minyak karena bagian laras senapan terbuat dari baja utuh.

Sebenarnya pemakaian minyak untuk masalah ini sangat luas pilihannya, selama minyak tersebut sudah cukup kental, bisa menyebar secara merata dan tidak meninggalkan endapan ataupun kerak ketika mengering.

Dalam berbagai situs banyak sekali usulan mengenai jenis minyak untuk kepentingan yang satu ini. Mulai dari minyak jagung dan mungkin bisa dibilang sebagai satu-satunya tempat untuk pemakaian minyak goreng baru yaitu untuk kepentingan.

Berbagai macam minyak formula yang sudah sangat populer untuk digunakan seperti misalnya Balistol Oil sangat menarik minat saya dan ketika saya melakukan riset ternyata mengandung minyak mineral atau mineral oil. Sebab saya sendiri mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak tersebut di Indonesia, maka untuk minyak pengganti yang cocok dengan kandungan sejenis dan ada banyak di negara Indonesia adalah baby oil.

Saya juga sempat menggunakan minyak lainnya yang pernah saya gunakan dulu yaitu Singer Oil All-Purpose. Minyak tersebut untuk sekarang ini sudah tidak saya gunakan lagi karena ternyata memiliki kandungan yang berbahan dasar hidrokarbon (kandungan zat pembentuk petroleum).

Sampai disini saya baru membahas tentang bagian finishing yang berhubungan dengan logam. Untuk bagian lainnya yang seringkali didapatkan pada senapan angin yaitu plastik yang umumnya berbahan dasar polymer ABS (acrylonitrile butadiene styrene).

Plastik tersebut sangat tahan terhadap benturan, keras, dan juga tahan panas. Komponen senapan angin yang berbahan dasar ABS ini ada pada bagian visier depan dan juga belakang senapan Sharp Tiger serta popor berbagai jenis senapan seperti keluaran dari Cannon dan Sharp. Penggunaan plastik tersebut tentu akan memberikan keleluasaan bagi pemberian berbagai minyak sebab plastik tersebut sangat tahan sekali terhadap berbagai macam minyak.

Pada pembahasan sebelumnya saya menyinggung sedikit mengenai penggunaan Singer Oil yang sekarang ini sudah saya tinggalkan. Sudah sejak lama saya menggunakan minyak tersebut untuk dapat melumasi piton serta memberikan lapisan pelindung tepat pada finishing senapan angin saya.

Tetapi setelah beberapa saat, saya mengalami sedikit masalah saat menggunakan minyak tersebut dimana karet bantalan laras senapan dengan tabung pompa berubah menjadi melar dan bagian laras serta tabung pompa senapan yang telah saya pegang menjadi lebih cepat berkarat.

Setelah saya mengalami berbagai masalah tersebut akhirnya saya melakukan riset kandungan minyak dan saya pun sangat terkejut ketika mengetahui kandungan yang ada dalam minyak tersebut. Seperti yang kita tahu bahwa setiap orang memiliki kelenjar keringat tangan yang bisa dibilang sangat produktif, maka untuk kombinasi tangan saya sendiri dengan minyak yang berbasis petroleum merupakan musuh secara alami bagi logam.

Untuk sekarang ini saya sudah berhasil untuk menemukan suatu produk yang mempunyai formula dengan kandungan polymer dan silicone. Produk tersebut dimaksudnya untuk bisa merawat mobil dimana bisa memberikan kilap yang mampu bertahan cukup lama dan bagus seali untuk dashboard (dibuat dari bahan plastik ABS) dan untuk ban (dibuat dari karet).

Pemikiran saya apabila formula berbasis minyak silikon tersebut sangat baik untuk plastik dan kareta, maka diharapkan baik juga dalam pemberian lapisan pelindung logam serta dapat mencegah karet bantala laras senapan saya yang baru.

Minyak Untuk Kayu

Untuk kayu sendiri memang juga perlu diminyaki. Bisa Anda bayangkan jika misalnya sepotong kayu merupakan jasad dari mahluk hidup yang dulunya sudah pernah hidup, maka sudah pasti jasad tersebut akan mengalami degradasi sesuai kematiannya (jika binatang dinamakan dengan pembusukan).

Perbedaan antara jaringan tumbuhan dan hewan terdapat pada bagian dinding sel yang telah membentuknya. Dinding sel tumbuhan sendiri telah dibentuk oleh beberapa senyawa keras selulosa, lignin, dan hemiselulosa. Dinding sel tumbuhan tersebut akan sangat sulit terurai jika dibandingkan dengan sel binatang yang tidak mempunyai beberapa senyawa tersebut. Komposisi dan kepadatan senyawa itulah yang bisa memberikan fitur bentuk, kekerasan dan juga daya tahan sebuah kayu.

Awet atau tidaknya sebuah kayu dapat ditentukan dengan bagaimana cara kita dalam menjaga kayu itu sendiri dari degradasi akibat mahluk hidup serta sifat-sifat fisik langsung dari alam seperti kelembaban dan juga suhu.

Dalam proses pengolahannya, kayu biasanya akan dikeringkan dengan tujuan untuk dapat mencegah pertumbuhan mikro organisme yang memerlukan air. Kayu umumnya akan diberikan lapisan kedap udara dan air seperti cat atau plitur yang sangat berfungsi untuk menjaga kayu supaya tidak dimasuki air dan oksigen yang menjadi faktor vital yang sangat diperlukan oleh mikro organisme (jamur dan bakteri) ataupun serangga (rayap).

Selain mahluk hidup, kembeban dan temperatur sendiri juga memberikan peranan bagi degradasi kayu karena proses secara berulang dari penyusutan dan pemuaian akibat dari kedua faktor lingkungan tersebut bisa membuat serat-serat kayu menjadi retak atau bahkan putus.

Tujuan utama dalam meminyaki kayu yaitu untuk selalu menjaga kelembaban dengan cara mengunci kadar air yang sudah diturunkan serta menjaga masuknya oksigen dengan cara membentuk sekat kedap udara pada bagian pori-pori kayu.

Soal minyak kayu ini telah saya percayakan hanya pada produk Pledge keluaran dari SC Johnson Company. Saya memang menggunakan minyak ini karena mudah didapatkan, ternyata juga memiliki kandungan minyak cendana (sandalwood oil). Diketahui bahwa pohon cendana benar-benar tahan terhadap parasit karena mengandung essential oil yang ada pada pohon ini.

Saya menggunakan minyak tersebut secara rutin dengan cara mengusapnya pada sebuah kain yang kering dan bersih. Ketika sudah agak tebal dan bisa meresap secara merata ke dalam kayu baru kemudian dilap lagi.

Buat Pengguna Fanatk WD-40

Saya pribadi merupakan pengguna fanatik WD-40. Untuk berbagai masalah mekanik, saya selalu menggunakan produk yang satu ini. Pertama kali saya mempunyai ide pemakaian minyak ini untuk dapat melumasi serta mencegat terjadinya karat pada senapan angin saya.

Namun untungnya saya telah melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan minyak tersebut. Menurut hasil riset yang telah saya lakukan, ternyata minyak ini sangat tida cocok untuk senapan angin sebab bukan jenis dari minyak pelumas sehingga bisa mengering. Jika sudah mengering maka bisa menimbulkan kerak yang berwarna agak kekuningan sehingga nantinya akan sangat sulit sekali untuk dibersihkan.

Namun hal tersebut tidak membuat saya langsung untuk berhenti menggunakan minyak ini. Saya masih menggunakan produk minyak ini untuk bisa membersihkan bagian dalam tabung kompresi senapan jika dirasa sangat banyak sekali kerak bronir yang telah menempel di bagian dalam.

Itupun ketika sudah saya lepas semua bagian seal atau ring yang telah melekat di bagian dalamnya. Setelah itu langsung saya keringkan dengan menggunakan kain kering yang bersih untuk dapat mencegah munculnya kerak yang tebal apabila mengering. Bisa dibilang sangat cepat dan ampuh dalam membersihkan kotoran yang lama menempel.

Itulah sedikit informasi dulu mengenai penggunaan minyak khusus untuk perawatan senapan angin yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, bahwa artikel ini merupakan sebuah rintisan yang masih belum bisa saya ketahui dengan jelas efektifitasnya.

Apabila ada pengalaman dari pembaca yang sudah lama berhasil dalam perawatannya dan bisa langsung membantu saya agar terhindar dari sejenis tragedi minyak Singer diatas, bisa Anda bagikan di bawah ini. Selebihnya semoga informasi ini bisa memberikan manfaat bagi pemula lainnya, yang tidak tahu kemana lagi harus bertanya.

Categories: Uncategorized

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>